Selasa, 29 Desember 2009

kelulusan

15 KOPASSUS LULUS PENDIDIKAN KOPASKA TNI AL

Surabaya - Sebanyak 15 prajurit Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, lulus dan memiliki kualifikasi sebagai manusia katak dari Sekolah Pasukan Katak (Sepaska) Komando Pengembangan dan Pendidikan TN AL (Kobangdikal).

Kelulusan 15 pasukan elit TNI AD itu, dilantik oleh Wakil Komandan Kobangdikal, Brigjen TNI (Mar) Halim A Hermanto yang sekaligus menutup pendidikan tersebut di Dermaga Semampir, Ujung, Surabaya, Selasa.

Pelantikan pasukan pilihan itu dilakukan di rawa-rawa yang penuh lumpur. Pelantikan itu, dihadiri Wakil Komandan Jendral (Wadanjen) Kopassus, Brigjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, Komandan Kodikopsla, Laksma TNI Pramono Hadi dan sejumlah perwira Kopassus.

Pelantikan itu diwarnai dengan yel-yel dari prajurit Kopassus yang berbunyi, "Kopaska tidak takut salah, tidak takut kalah, tidak takut jatuh, tidak takut mati. Takut mati, mati saja".

Sementara Komandan Kobangdikal, Laksda TNI Edhi Nuswantoro dalam sambutannya yang dibacakan Wadan Kobangdikal mengemukakan, prajurit baret merah itu mengikuti pendidikan Kopaska selama tiga bulan.

"Tujuannya untuk membentuk prajurit TNI berkualifikasi pasukan katak yang memiliki sikap, kecakapan dan kemampuan untuk melaksanakan tugas-tugas khusus aspek laut, yang mencakup operasi intelijen maritim, penyusupan dan penghancuran sasaran melalui laut," katanya.

Pasukan katak merupakan pasukan khusus yang mampu berperan ganda. Disamping melaksanakan tugas-tugas intelijen, pasukan katak juga mampu melakukan pembersihan bawah air untuk melemahkan kekuatan musuh.

"Peran itu bisa dijalankan, khususnya untuk mendukung operasi amfibi dan peperangan khusus bawah air. Karena itu, pasukan katak diharapkan mampu mendekati sasaran operasi baik melalui laut, darat, maupun udara," katanya menjelaskan.

Menurut dia, sebagai pasukan khusus TNI AD, pengetahuan dan ketrampilan Kopaska merupakan tuntutan utama dalam mendukung tugas-tugas Kopassus di medan pertempuran.

"Untuk itu, dibutuhkan latihan yang terencana, teratur dengan baik dan sangat berat dengan tingkat risiko yang tinggi pula. Karenanya kalian dilatih keras tanpa mengenal waktu siang maupun malam, hujan maupun panas dengan harapan kalian mampu menerapkan ilmu di lapangan tugas nanti," katanya menegaskan.

Dihadapkan pada perkembangan teknologi yang berdampak pada meningkatnya intensitas dan kualitas ancaman pada NKRI, katanya, maka peningkatan kualitas personel TNI menjadi kebutuhan yang mendesak.

Sementara Wadanjen Kopasus, mengucapkan terima kasih pada Kobangdikal yang telah mendidik prajuritnya untuk memiliki kualifikasi sebgai pasukan katak.

"Ke 15 parjurit kopasus ini merupakan angkatan 12 dari Kopassus yang dididik di Sepaska Kobangdikal. TNI AD dalam hal ini Kopassus, setiap tahunnya akan selalu mengirim prajurit untuk memperdalam kealihan di bebagai aspek," katanya.

Menurut dia, saat Kopassus telah memiliki 200 prajurit yang memiliki kualifikasi Paska. Di masa mendatang, pertukaran pendidikan bagi pasukan khusus merupakan sarana untuk meningkatkan dan melengkapi kemampuan para prajurit.

"Selain pendidikan semacam ini, sebagai arena untuk saling menjalin ikatan batin antara sesama anggota TNI," katanya menambahkan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar